MOSKWA, KOMPAS.com — Mikhail Smolyanov mulanya ingin membuat motor dengan desain mobil balap tahun 1920-an yang dipasangi mesin pesawat. Namun, ia malah menjadikan motor itu ala steampunk, gaya desain gabungan era mesin uap abad ke-19 dengan unsur fiksi ilmiah atau fantasi. Motor yang baru sebatas gambar ini dinamai ARX-4 Steampunk.
"Saya juga menambahkan detail bagian dari mesin V8. Jadinya ya seperti ini," kata arsitek asal Moskwa, Rusia, yang juga sudah membuat sejumlah desain motor dan mobil bergaya steampunk tersebut.
Penyematan desain mobil balap lawas bisa dilihat pada cangkang tangki dan mesin. Demikian juga dengan nomor "27" di buritan.
Desainnya dominan "mengotak". Kesan membulat sungguh minim, kecuali tentu saja pada roda, serta lekuk spidometer, kaca depan, dan cangkang tangki dan mesin tadi.
Pegangan rodanya lurus bak gerobak. Kalau ini jadi direalisasikan, maka kaki-kaki sepertinya akan mengandalkan rem tromol.
Roda belakang digerakkan dengan gardan, bukan rantai. Gardan itu terlihat dari pemasangan tiang di bagian kanan belakang.
Penumpangnya akan duduk di atas jok berbahan kulit dengan tas-tas kulit kecil di depan. Ada pula bantalan kayu berikut sayap penanda bahwa desain motor ini juga diambil dari pesawat terbang dan menyodorkan kesan vintage.
Sistem belok roda depan agaknya non-konvensional. Porosnya ada di bawah sehingga—yang paling mungkin—manuver dilakukan dengan merebahkan roda ke kanan atau kiri.
Ruang mesinnya ditutup dengan jaring-jaring, sedangkan dalamnya terdapat susunan silinder segaris ala mesin kuno. Desain yang ajaib. Entah, si Mikhail Smolyanov itu sedang bermimpi apa ketika menggambar ARX-4 Steampunk. (Dimas)
Sumber :solifdesign
CALIFORNIA, KOMPAS.com — Sekilas motor ini mirip seekor udang besar. Tangki hingga buritan seakan jadi badan, sedangkan penyangga roda depan yang panjang nan "ajaib" itu bak sungut.
Christian Dotson membuat motor chopper-nya seakan mau patah di bagian depan, tetapi ternyata tidak. Sebab, sebenarnya tiang roda depan itu kokoh dan sistematis. Ia lantas menamainya Swingshot, mungkin karena tiang depannya mengandalkan lengan ayun.
Jika dilihat lebih saksama, maka Christian bersama perusahaannya, Dotson Design, juga memasangkan per daun yang dipasang terbalik dan sistem kemudi ala mobil.
Masih soal kaki depan, pegangan suspensi depan dibuat dengan sudut 30 derajat. Inilah kuncinya mengapa suspensi motor tersebut seakan "sigap" dan responsif meredam guncangan, apalagi untuk sepeda motor serebah dan sepanjang ini.
Pengerjaannya memakan waktu 14 bulan. Sejak awal Christian sudah mengambil ancang-ancang bahwa ia akan mengetengahkan kesan vintage, tetapi juga eksploratif pada karyanya ini. Poin eksploratif itu tentu sudah jelas terlihat bagaimana sistem kemudi motor tersebut.
Mesinnya menggunakan hasil custom buatan Accurate Engineering dengan model dasar mesin Panhead dari Harley Davidson yang sedianya diproduksi pada 1948-1965. Tenaga mesin disalurkan ke roda melalui transmisi kaki 5-percepatan.
Untuk menguatkan kesan vintage, ia bersama Dotson Design lantas membuat nyaris semua potongan tubuh motor ini, antara lain saluran buang dan hisap, klakson, tangki, sepatbor, setang, perangkat kemudi, saluran bahan bakar, pijakan, jok, suspensi, dan sistem kelistrikan. Sebenarnya masih ada lagi.
Lalu, satu yang juga unik, ia hanya mengandalkan satu rem (untuk roda belakang). Ini berbahaya, memang, karena daya henti laju jadi tidak maksimal. Walau begitu, motor dengan roda depan berukuran 21 inci dan belakang 19 inci (lebar tapi lebih pendek) ini sudah "dikalungi" berbagai penghargaan, seperti AMD World Championships Freestyle Champion dan Grand National Roadster Show "America’s Most Beautiful Motorcycle". (Dimas)
Sumber :bikernet
KOMPAS.com — Musim libur anak sekolah sebentar lagi tiba. Mungkin Anda punya niat mengajak keluarga berlibur ke luar kota dan menggunakan kendaraan pribadi. Itu pilihan yang tepat karena dengan mobil sendiri bisa wara-wiri. Nah, agar perjalanan wisata lancar, ada 7 panduan kecil dari GardaOto harus dipersiapkan, baik terhadap kendaraan maupun keluarga.
1. Siapkan kondisi kendaraan. Periksa tekanan ban (dalam kondisi dingin), cek kapasitas air dan kondisi aki, radiator, serta oli. Pastikan lampu kendaraan berfungsi dengan baik. Apabila perlu bawa kendaraan ke bengkel langganan atau bengkel resmi untuk diservis.
2. Persiapkan peralatan darurat. Lengkapi mobil Anda dengan ban serep, dongkrak set, kunci ban, obeng plus dan min, kunci pas mulai dari ukuran 10 hingga 19, kunci busi, kunci inggris, segitiga pengaman, senter, peta perjalanan, dan terakhir adalah kotak P3K! Toolkit tersebut dapat memudahkan Anda saat menemukan kesulitan di perjalanan.
3. Lindungi mobil melalui asuransi yang kredibel dengan jaringan bengkel dan kantor cabang yang luas serta memiliki fasilitas emergency road assistant!
4. Jangan lupa catat nomor telepon penting, seperti ambulans, rumah sakit, dan nomor darurat. Tak ketinggalan nomor hotline penyedia layanan asuransi mobil Anda.
5. Lengkapi kendaraan dengan perlengkapan tambahan, seperti charger telepon genggam, selimut, dan bantal untuk si kecil, serta makanan ringan agar Anda dan keluarga tidak bosan di perjalanan.
6. Jaga kebugaran. Berkendara saat liburan tentunya membutuhkan kondisi yang prima. Sebaiknya atur waktu istirahat agar kebugaran tetap terjaga. Konsumsi makanan bergizi dan pastikan badan fit saat berkendara.
7. Beristiratlah jika memang dibutuhkan. Jika tubuh terasa lelah, istirahatkan sejam hingga dua jam. Anda dapat melanjutkan perjalanan jika tubuh Anda sudah kembali segar.
Selamat berlibur! Semoga liburan Anda menjadi liburan yang berkesan!
MOSKWA, KOMPAS.com — Gambar tiga dimensi rancangan Mikhail Smolyanov ini sepintas mirip Harley Davidson Road Glide versi melar. Di sisi lain, modelnya juga serupa dengan Redbird tunggangan Robin dalam film Batman & Robin (1997).
Namun, ada dua hal yang berkesan dari desain motor bernama "BBT" ini. Pertama, teralis jarang-jarang yang memanjang, mulai dari depan mesin sampai ke ujung roda belakang. Ini bak embusan-embusan angin yang ada di dalam ruang tes aerodinamika.
Kedua, mesin V8 ala dragster yang lengkap dengan corong udaranya.
Akan tetapi, Mikhail yang merupakan arsitek asal Moskwa, Rusia, ini tak menyebutkan sumber inspirasinya. Yang pasti, dia menyematkan mesin, sasis, hingga rantai-rantai dalam kesatuan bak ikan tembus pandang.
Menyimak ke kaki-kaki, rodanya tidak digenggam garpu seperti motor konvensional. Roda depan berbelok menggunakan sistem yang sedikit rumit, mengandalkan peredam kejut kecil dan tungkai penahan dengan sudut yang sangat rebah. Sudut peredam kejut untuk roda pun 90 derajat dan menggunakan per keong.
Dengan pijakan kaki tanpa tuas lain, bisa diterka bahwa motor ini mungkin bertransmisi otomatik.
Kembali ke atas, barangkali kita akan sulit menemukan spidometer di sana. Jangan dicari. Soalnya, Mikhail memang tidak memasangkan perangkat itu. Melanggar aturan? Bukan. Mikhail memaparkan bahwa data kecepatan, putaran mesin, dan catatan bahan bakar lainnya nanti akan terlihat di kaca helm pengendara.
Canggih memang. Untuk itu pula, ia berandai-andai bahwa di motor tersebut ada semacam sistem nirkabel penyampai data dari motor ke helm.
Jika sewaktu-waktu sutradara film pahlawan super mencari referensi motor buat tokohnya, maka mungkin desain motor ini boleh juga jadi referensi. Tak salah juga jadi inspirasi bagi modifikator dalam negeri, asal jangan jadi plagiat. (Dimas)
Sumber :solifdesign
LONDON, KOMPAS.com — Selain memberantas kejahatan, yang menarik dari tokoh superhero Batman adalah berbagai pernik yang digunakan saat beraksi, seperti jubah anti-api, bumerang, pistol pelontar tali, dan tak ketinggalan ikon Batmobile (kendaraan) yang selalu menemaninya.
Untuk urusan mobil, sutradara Hollywood telah menciptakan visualisasi tunggangan ideal Batman sejak era 1980-an hingga 2010. Bentuknya pun berawal dari model klasik, futuristik, sampai mobil perang sesuai dengan cerita dan perkembangan zaman.
Nah, kendaraan Batman ini didesain oleh Gordon Murray, mantan perancang mobil F1 di tim Brabham (milik Bernie Ecclestone) dengan karyanya BT39 dan BT52 dan sempat lama bersama McLaren sampai 2006, yang kemudian mendirikan perusahaan Gordon Murray Design. Kini, ia juga menciptakan mobil listrik city car T25 dan T27.
Dari tampilan, Murray tak ingin menghilangkan ciri khas Batmobile yang gelap dengan warna hitam dop ala "The Dark Knight". Tetapi, jiwa F1 Murray terpancar pada kendaraan itu. Selain ceper, penyangga sayap difungsikan sebagai pemegang sepatbor. Uniknya, Gordon menambahkan LED warna-warni pada roda dan lampu sorot di "hidung" mobil. Menanggapi hasil karyanya, Gordon tak bertutur banyak, "Ini lumayan hijau." Apa maksudnya?
Seluruh bodi Batmobile yang diproduksi menggunakan bahan serat karbon membuatnya ringan, tetapi kokoh. Meski tak dijelaskan secara spesifik, Gordon membekali mobil dengan teknologi ramah lingkungan, yang mengombinasikan baterai Lithium-ion dan hydrogen fuel cell.
Sekadar informasi, Batmobile ini digunakan dalam promo operet bertajuk Batman Live World Arena Tour yang berlangsung pada akhir pekan lalu di London. Mau tahu seperti apa wujudnya? Simak video berikut ini!




